Hari ini aku berangkat ke terminal Rajabasa sekitar pukul 9 pagi. Dengan menenteng satu tas yang tidak terlalu berat aku memasuki bis yang sudah siap meluncur ke Pelabuhan Bakauheni. Aku berencana ke Jakarta untuk menghadiri wisuda kakakku, aku beranikan diri untuk ngeteng karena tidak sempat membeli tiket bis terusan.
Pukul setengah sepuluh bis berangkat, perlahan meninggalkan kota Bandar Lampung. Namun, perjalanan Bandar Lampung-Pelabuhan Bakauheni yang biasanya ditempuh kurang lebih dua jam, kali ini harus ditempuh hampir enam jam. Itu karena ada kerusakan jalan yang terjadi di Kalianda, jalanan yang licin dan ada longsor pula mengakibatkan bis ataupun kendaraan besar lainnya seperti truk tidak diperbolehkan melewati rute yang biasanya. Para supir angkutan besar itu harus memutar jalan lewat Jepara.
Ibu-ibu yang duduk di depanku terlihat mengomel pada anaknya yang duduk di seberang kursiku dengan logat Lampung yang khas, ada pula pria yang kurang lebih berumur 30 tahun sibuk berdiri, mengangkat kacamata hitam besarnya, seraya melihat ke arah depan seolah ingin mengetahui apa yang terjadi di depan sana yang mengakibatkan bis kami tidak berjalan daritadi. Mungkin ia merasa keren dengan gaya dan tingkahnya, tapi yang jelas aku menahan tawa sejak pertama kali ia mengenakan kacamata hitamnya yang norak itu.haha
Sudah hampir lima jam aku duduk di bis, itu artinya sudah hampir lima jam juga aku menahan hasrat buang air kecil, setelah bertanya pada mas-mas sebelahku, beliau menyarankan untuk berhenti dan meminjam kamar mandi di salah satu rumah warga, entah kenapa ia seperti mampu membaca maksudku. Tak ingin terlihat konyol karena ngompol, aku segera menghampiri pak supir.
“Pak, macetnya masih lama gak ?” tanyaku sopan
“Gak tau mbak” jawab pak supir
“Saya mau ke kamar mandi sebentar ya, bisa kan?” Aku meninta ijin seraya meyakinkan pak supir untuk menungguku
“Yaudah” jawab pak supir tanpa menoleh ke arahku
Dengan bantuan mas-mas yang duduk di bangku depan, pintu bis terbuka. Aku segera berlari menyeberang dan berlari lagi memasuki salah satu rumah warga.
“Permisi pak, saya boleh menumpang ke kamar mandi gak?” pintaku pada seorang bapak yang sedang bersantai di teras rumahnya ditemani sang istri
“Silahkan nak” sahut bapak yang sudah terlihat ubannya itu dengan ramah
Aku segera masuk dan mengikuti petunjuk bapak itu ke arah kamar mandi. Namun ketika aku berjalan memasuki kamar mandi, aku seolah mendengar hiruk pikuk suara dari jalanan, aku tak perduli, yang aku pikirkan adalah aku ingin segera menyalurkan hasrat yang telah tertunda beberapa jam.
Selesai menuntaskan tugas, dengan terburu-buru aku menyambar tas dan berterima kasih pada pak tua yang sudah baik hati meminjamkan kamar mandinya padaku si orang asing. Namun aku tertegun mendengar ucapan beliau yang dilanjutkan pemandangan yang benar-benar aku sesali
“Tapi bisnya udah pergi lho nak”, dan benar aku melihat bis-bis dan truk-truk sibuk memacu gas mengubah pemandangan macet yang beberapa saat lalu aku tinggalkan
Sedikit kesal aku berjalan ke depan, berharap bis yang aku tumpangi tadi masih menungguku tak jauh di depan sana. Namun aku tak mampu melihat buntut bis itu sejauh pandangan kacamataku.
“Kalau ditinggal bis, naik ojeg aja buat ngejarnya” tiba-tiba seorang pria di pinggir aku berjalan memberi saran padahal aku tak meminta. Tadinya aku berniat akan menaiki bis lain dengan tujuan Pelabuhan Bakauheni karena toh tak ada barangku yang tertinggal di bis, namun aku merasa ide pria itu tak kalah baik dibanding ideku.
Aku langsung menyetop sebuah motor yang melintas, tampak seorang pria sekitar umur empat puluh yang sedang membawa barang dengan motornya, namun jok belakangnya kosong dan aku memutuskan meminta tolong padanya.
“Pak, saya ditinggal bis. Boleh nebeng samapai bisnya ketemu?” Dengan tampang sedikit memohon, beliau langsung mengangguk dan membiarkan jok belakangnya aku tumpangi.
Tidak sebentar menemukan bis yang tadi aku naiki, aku memang tak hafal nomor polisinya, tapi aku ingat warna dan nama bisnya. Bapak itu sempat melontarkan kata-kata yang artinya dia kesal dengan supir bis yang tak punya hati, tak begitu kuperhatikan karena aku fokus ke jalan sambil berharap menemukan bis biru itu. Namun belum sempat beliau melanjutkan cerita aku langsung berteriak “Itu bisnya, kita ambil kiri pak”. Beliau menyingkir sambil berusaha mengimbangi laju bis, dan bis pun menyisi untuk berhenti dan aku pun langsung turun. Aku tak punya banyak waktu untuk membuka dompet yang aku selipkan di antara lipatan baju di tasku, dan tak sempat juga menyampaikan pidato terima kasihku atas bantuan bapak itu, namun dengan gerakan yang singkat aku mengeluarkan uang dari kantong belakang jeans ku, selembar uang lima ribu itu kuserahkan pada bapak itu sambil mengucapkan terima kasih dengan senyuman tulus dan dibalas oleh beliau.
Aku menaiki pintu bis yang dibuka lebar oleh kernet, seorang ibu yang sudah cukup umur langsung memegang tanganku dan berkata “Untung pinter naek ojeg, jadi ketemu” dan ada ucapan-ucapan di bagian belakang sayup kudengar bahwa mereka bersyukur aku berhasil ditemukan. Aku kaget, nampak mata para penumpang langsung tertuju padaku saat aku kembali menampakkan batang hidung di bis itu, bahkan ada yang berdiri dari kursinya, dan tahukah? Pria berkaca mata hitam besar tadi bahkan keluar dari kursinya, aku sepertinya menjadi topik perbincangan beberapa saat lalu oleh para penumpang di bis. Banyak orang senang menjadi pusat perhatian, namun aku rasa tak satu orangpun ingin keadannya seperti yang aku alami.
Aku kembali ke kursiku, dan sempat ditanyai oleh mas-mas sebelahku. Sedikit menenangkan setelah peristiwa singkat tadi dan menyingkirkan rasa kesal terhadap pak supir, aku bersyukur dalam hati masih diberi keberanian dan dipertemukan oleh dua warga yang masih memiliki hati untuk membantu sesama. Semoga masih dan akan terus lebih banyak orang lagi yang seperti itu. Tuhan memberkati mereka.
(untuk bapak yang meminjamkan kamar mandi, pria yang memberi ide naik ojek, dan bapak pengendara motor)
Kamis, 02 Desember 2010
Senin, 15 November 2010
rindu itu bikin bobot tambah
aku rindu tiap detail itu. seperti aku rindu melahap tiap tetes cream vanila, coklat, atau strawberry yang tersaji dalam mangkuk besar ice cream :D
entah kenapa aku kembali teringat kejadian beberapa tahun sebelum aku menjadi anak kost.
kalau sudah tidak ada novel yang minta dibaca, atau siaran di tv tak ada yang diminati, atau file yang berisikan materi perkuliahan berhamburan seakan minta dibakar, apalagi ditambah kebiasaanku yang sering bermusuhan dengan handphone (malas menyentuh hp). melamun mungkin jadi satu hal yang paling menarik.
Aku jarang melamun, definisi melamun pun aku tak tahu. mungkin sehabis ini aku akan mencari di KBBI apa itu melamun.hihihi
yang aku tahu, sekarang aku benar-benar merasa ingin kembali ke hari-hari yang terjadi beberapa tahun lalu. setiap detik, setiap gerakan, setiap kata, dan setiap gelak tawa itu begitu membuatku rindu.
dan kalau sudah begini, nafsu makanku akan melonjak 3kali lipat.
aku benci merindu, karena akan menambah bobot tubuhku saja. :D
entah kenapa aku kembali teringat kejadian beberapa tahun sebelum aku menjadi anak kost.
kalau sudah tidak ada novel yang minta dibaca, atau siaran di tv tak ada yang diminati, atau file yang berisikan materi perkuliahan berhamburan seakan minta dibakar, apalagi ditambah kebiasaanku yang sering bermusuhan dengan handphone (malas menyentuh hp). melamun mungkin jadi satu hal yang paling menarik.
Aku jarang melamun, definisi melamun pun aku tak tahu. mungkin sehabis ini aku akan mencari di KBBI apa itu melamun.hihihi
yang aku tahu, sekarang aku benar-benar merasa ingin kembali ke hari-hari yang terjadi beberapa tahun lalu. setiap detik, setiap gerakan, setiap kata, dan setiap gelak tawa itu begitu membuatku rindu.
dan kalau sudah begini, nafsu makanku akan melonjak 3kali lipat.
aku benci merindu, karena akan menambah bobot tubuhku saja. :D
Kamis, 11 November 2010
sedih dehhhhh....
BENCI DEH RASANYA KEHILANGAN MODEM DAN BELUM BISA ADA KESEMPATAN BUAT PUNYA MODEM LAGI.
AKTIVITAS MENULIS DI BLOG JADI TERHAMBAT
BEBERAPA TULISAN JADI BELOM SEMPET DIMUAT.
SEPI DEH BLOG INI....
MAAF YA BLOG KU SAYANG...
AKU MAU RAYU MAMA DULU...
NANTI AKU PASTI KEMBALI AKRAB DENGANMU :)
AKTIVITAS MENULIS DI BLOG JADI TERHAMBAT
BEBERAPA TULISAN JADI BELOM SEMPET DIMUAT.
SEPI DEH BLOG INI....
MAAF YA BLOG KU SAYANG...
AKU MAU RAYU MAMA DULU...
NANTI AKU PASTI KEMBALI AKRAB DENGANMU :)
Jumat, 07 Mei 2010
CAFTA di mata saya....
Beberapa bulan yang lalu Indonesia menyetujui CAFTA atau China-Asean Free Trade Agreement. CAFTA adalah perjanjian perdagangan bebas antara Cina dan negara di Asia Tenggara. Perdagangan bebas merupakan sebuah konsep kapitalis yang identik dengan upaya negara-negara maju dalam memperluas pangsa pasar produknya. Yang dalam bahasa realisnya adalah mematikan industri domestik negara berkembang.
Hal ini disebabkan karena pada prakteknya, seperti yang terjadi dari refleksi kesepakatan NAFTA dimana negara maju selalu menuntut negara lain untuk meliberalisasi pasar mereka bagi barang-barang hasil industri mereka, sementara mereka sendiri melakukan proteksi terhadap pasar pertanian domestik mereka dengan hambatan non-tarif melalui standart kesehatan yang akan menyulitkan petani negara miskin dalam menjual produknya.
Tidak mengherankan apabila telah banyak permintaan dari pelaku industri untuk menunda China-ASEAN Free Trade Area (CAFTA) yang telah disepakati China dan enam negara ASEAN seperti Indonesia, malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam saat bertemu di Bandar Seri Begawan, Brunei, pada tanggal 6 November Tahun 2001 silam.
Kesepakatan perdagangan bebas yang disepakati pelaksanaannya pada 1 januari 2010 ini tampil dengan kemasan menggiurkan dimana 1,9 milliar konsumen akan menjadi pangsa pasar yang ditawarkan didalamnya sehingga wajar saja apabila pemerintah kita tergiur dengan kesepakatan ini.
Ada 3 alasan utama mengapa pemerintah mengambil kesepakatan CAFTA, yakni :
1. Penurunan dan penghapusan tarif serta hambatan nontarif di China dilihat membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan volume dan nilai perdagangan ke negara yang penduduknya terbesar dan memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia.
2. Penciptaan rezim investasi yang kompetitif dan terbuka membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak investasi dari China.
3. Peningkatan kerja sama ekonomi dalam lingkup yang lebih luas membantu Indonesia melakukan peningkatan pembangunan kapasitas, transfer teknologi dan transfer kemampuan managerial.
Hal ini disebabkan karena pada prakteknya, seperti yang terjadi dari refleksi kesepakatan NAFTA dimana negara maju selalu menuntut negara lain untuk meliberalisasi pasar mereka bagi barang-barang hasil industri mereka, sementara mereka sendiri melakukan proteksi terhadap pasar pertanian domestik mereka dengan hambatan non-tarif melalui standart kesehatan yang akan menyulitkan petani negara miskin dalam menjual produknya.
Tidak mengherankan apabila telah banyak permintaan dari pelaku industri untuk menunda China-ASEAN Free Trade Area (CAFTA) yang telah disepakati China dan enam negara ASEAN seperti Indonesia, malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam saat bertemu di Bandar Seri Begawan, Brunei, pada tanggal 6 November Tahun 2001 silam.
Kesepakatan perdagangan bebas yang disepakati pelaksanaannya pada 1 januari 2010 ini tampil dengan kemasan menggiurkan dimana 1,9 milliar konsumen akan menjadi pangsa pasar yang ditawarkan didalamnya sehingga wajar saja apabila pemerintah kita tergiur dengan kesepakatan ini.
Ada 3 alasan utama mengapa pemerintah mengambil kesepakatan CAFTA, yakni :
1. Penurunan dan penghapusan tarif serta hambatan nontarif di China dilihat membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan volume dan nilai perdagangan ke negara yang penduduknya terbesar dan memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia.
2. Penciptaan rezim investasi yang kompetitif dan terbuka membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak investasi dari China.
3. Peningkatan kerja sama ekonomi dalam lingkup yang lebih luas membantu Indonesia melakukan peningkatan pembangunan kapasitas, transfer teknologi dan transfer kemampuan managerial.
Minggu, 25 April 2010
senyum mama

Kubuka kembali dompetku, tak bosan rasanya.
Bukan karena jumlah uang yang baru saja kuambil dari ATM
Atau tumpukan kartu bertuliskan KTP, KTM, SIM, ATM, TimezoneCard, MatahariCard, atau Kartu Pelajar SMA yang masih kusimpan.
Tapi ada satu foto yang secara sengaja kusimpan di dompetku.
Kuperhatikan senyumnya, lagi dan lagi
Elok nian. Bagai melihat malaikat [padahal melihat malaikat pun belum pernah :p]
Tapi sinar yang terpancar dari senyumnya sungguh membuatku terenyuh,
Merasa sangat beruntung mempunyai dia dalam hidupku.
Mama, wanita yang sudah mulai terlihat keriput-keriput, yang jumlahnya menafsirkan seberapa banyak perjuangan yang telah ia lewati, ia mulai jauh dari sebelum aku ada di dunia ini.
Mama-mama yang lain akan menyebut tanda penuaan, boleh saja, namun buat mama semua itu terhapus dengan senyum yang menghiasi wajahnya yang memang cantik bawaan lahir, dan percayalah itu menurun pada kami semua anaknya, terutama aku
Melihat senyum mama di foto sama seperti mencuri semangat kala stok semangat habis dan toko-toko terdekat pun tidak menjualnya.
Aku yakin, kalau pada waktu itu mama sudah lahir, beliau akan menandingi senyum dari Monalisa, mahakarya DaVinci yang mahsyur itu. Hehe
Tetaplah tersenyum mama.
Dan, ajari aku untuk mempunyai senyum sepertimu
Esspecially for Sontiara Malau.
Our lovely mom.
Rabu, 17 Maret 2010
Selasa, 16 Maret 2010
Marah
Mazmur 4 : 5
“Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam.”
Marah katanya bisa menyelesaikan masalah. Bener gak ? Kalau iya, itu berarti hampir gak akan ada masalah di dunia ini. Sesungguhnya saat kita memutuskan untuk marah, kita sedang buka celah buat iblis dan hati-hati kalau iblis sudah masuk, niat kita yang hanya marah kecil bisa berubah menjadi perang. Tidak jarang marah itu awal mula dari dendam, benci, dan menjadi akar pahit di hidup kita. Marah itu benar sifat manusia, yang penting itu kita bisa marah secara elegan. Marah karena alasan yang tepat, kepada orang yang tepat, tujuan yang baik, dan dengan cara yang tepat. Karena kita tahu marah itu tidak enak, ayo, kita jaga laku dan kata kita agar orang tak menjadi marah ^.^
“Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam.”
Marah katanya bisa menyelesaikan masalah. Bener gak ? Kalau iya, itu berarti hampir gak akan ada masalah di dunia ini. Sesungguhnya saat kita memutuskan untuk marah, kita sedang buka celah buat iblis dan hati-hati kalau iblis sudah masuk, niat kita yang hanya marah kecil bisa berubah menjadi perang. Tidak jarang marah itu awal mula dari dendam, benci, dan menjadi akar pahit di hidup kita. Marah itu benar sifat manusia, yang penting itu kita bisa marah secara elegan. Marah karena alasan yang tepat, kepada orang yang tepat, tujuan yang baik, dan dengan cara yang tepat. Karena kita tahu marah itu tidak enak, ayo, kita jaga laku dan kata kita agar orang tak menjadi marah ^.^
Kamis, 11 Februari 2010
belajar gak ngeluh .!
"Aduh.. Dia sih enak naik mobil, gue kan cuma naek motor"
"Handphone dia kan enak kameranya 3,5 megapixel. Gue Cuma VGA"
"Duitnya banyak, jadi bisa ngikutin mode, gue baju kuliah aja Cuma yang itu-itu doang"
"Mama… bosen nih makan sama sayur asem lagi, ikan teri lagi. Di rumah Tasya tadi dihidangin lobster"
Kalimat-kalimat mengeluh itu mungkin atau pasti pernah kita ucapkan (walau gak persis, tapi dalam konteks yang serupa).
Mengeluh, bersungut-sungut saya rasa adalah ungkapan ketidakpuasan yang diterimanya atas kepuasan yang telah ia bayangkan sebelumnya.
Ada satu contoh yang mau saya bagikan,
kusruk..kusruk..kusruk..
bunyi kantong-kantong plastik yang sedang diacak-acak oleh tangan mungil milik anak perempuan yang kemungkinan umurnya baru delapan tahun.
Dia mengacak-acak plastik itu di tempat yang tidak layak disentuh oleh tangan mungilnya.
Tempat sampah .! ya, ada yang sedang ia cari di tempat yang berbau busuk itu.
Barang-barang yang dapat didaur ulang seperti plastik,kaca,atau benda-benda lainnya. Syukur-syukur dapat makanan sisa yang belum berbau (begitu tutur si gadis cilik).
Miris banget . . .
Dia lakuin itu buat tetep bias bertahan hidup. Barang yang dia dapet nanti dijual ke agen barang bakas, makin banyak dan berguna barang itu, makin banyak duit yang dia terima. (apa kita musti buang barang berharga ke tempat sampah?hehe)
Kemana orang tuanya? Itu pasti jadi pertanyaan pertama yang muncul.
orangtuanya miskin, hanya buruh atau pembantu, dia 10 bersaudara. Ayahnya sakit-sakitan, ibunya sudah meninggal, dia yatim piatu,bla.bla.bla.
Jelas itu bukan mau si anak, dia tidak memilih untuk menjalani hidup seperti ini.
Lalu apa pantas kita yang masih dapat makan 3 kali sehari, pakaian masih layak, punya handphone, kenal facebook, mengecap pendidikan, mengeluh ?
C’mon . tidak puas itu manusiawi . tapi bersyukur atau mengeluh adalah pilihan . dan ingat setiap pilihan ada akibatnya. Bersyukur membuat kita lebih menghargai apa yang Tuhan sudah kasih, dan percaya sama saya, bersyukur membuat kepala kita lebih adem disbanding mengeluh dan mengoceh yang membuat muka kita kelihatan 60 hari lebih tua dari umur kita sebenarnya . Percaya saja, dengan bersyukur, berkatNya akan dilimpahkan pada kita .!
"Handphone dia kan enak kameranya 3,5 megapixel. Gue Cuma VGA"
"Duitnya banyak, jadi bisa ngikutin mode, gue baju kuliah aja Cuma yang itu-itu doang"
"Mama… bosen nih makan sama sayur asem lagi, ikan teri lagi. Di rumah Tasya tadi dihidangin lobster"
Kalimat-kalimat mengeluh itu mungkin atau pasti pernah kita ucapkan (walau gak persis, tapi dalam konteks yang serupa).
Mengeluh, bersungut-sungut saya rasa adalah ungkapan ketidakpuasan yang diterimanya atas kepuasan yang telah ia bayangkan sebelumnya.
Ada satu contoh yang mau saya bagikan,
kusruk..kusruk..kusruk..
bunyi kantong-kantong plastik yang sedang diacak-acak oleh tangan mungil milik anak perempuan yang kemungkinan umurnya baru delapan tahun.
Dia mengacak-acak plastik itu di tempat yang tidak layak disentuh oleh tangan mungilnya.
Tempat sampah .! ya, ada yang sedang ia cari di tempat yang berbau busuk itu.
Barang-barang yang dapat didaur ulang seperti plastik,kaca,atau benda-benda lainnya. Syukur-syukur dapat makanan sisa yang belum berbau (begitu tutur si gadis cilik).
Miris banget . . .
Dia lakuin itu buat tetep bias bertahan hidup. Barang yang dia dapet nanti dijual ke agen barang bakas, makin banyak dan berguna barang itu, makin banyak duit yang dia terima. (apa kita musti buang barang berharga ke tempat sampah?hehe)
Kemana orang tuanya? Itu pasti jadi pertanyaan pertama yang muncul.
orangtuanya miskin, hanya buruh atau pembantu, dia 10 bersaudara. Ayahnya sakit-sakitan, ibunya sudah meninggal, dia yatim piatu,bla.bla.bla.
Jelas itu bukan mau si anak, dia tidak memilih untuk menjalani hidup seperti ini.
Lalu apa pantas kita yang masih dapat makan 3 kali sehari, pakaian masih layak, punya handphone, kenal facebook, mengecap pendidikan, mengeluh ?
C’mon . tidak puas itu manusiawi . tapi bersyukur atau mengeluh adalah pilihan . dan ingat setiap pilihan ada akibatnya. Bersyukur membuat kita lebih menghargai apa yang Tuhan sudah kasih, dan percaya sama saya, bersyukur membuat kepala kita lebih adem disbanding mengeluh dan mengoceh yang membuat muka kita kelihatan 60 hari lebih tua dari umur kita sebenarnya . Percaya saja, dengan bersyukur, berkatNya akan dilimpahkan pada kita .!
Rabu, 10 Februari 2010
untuk beliau, yang kucinta setengah mati
Tiba-tiba aku terpaku .
Diam tak dapat melakukan apa-apa.
Hening tak berkata apa-apa.
Mengingat beliau yang kucinta setengah mati
Pikiranku melayang, teringat pada memori-memori yang sangat kuat
Peristiwa beberapa tahun yang lalu
Disaat dia masih mampu merangkulku
Ketika aku mampu mengecup pipinya
Ucapannya menjadi nasihat
Rangkulannya menjadi obat
Senyumnya menjadi kebanggan
Nyanyiannya menjadi kekuatan
Tatapannya menjadi keyakinan
Doanya yang memberkatiku
Beliau, yang kucinta setengah mati
Amarahmu tak pernah sampai di tubuhku
Petuahmu slalu terngiang di telingaku
Biar orang berkata apa tentangku, aku tetap aku yang slalu kau bela
Slalu kau banggakan didepan orang
dengan segala kekuranganku dan dengan segala rasa syukurmu ,
dan aku mampu berkata pada dunia bahwa
kau,
adalah rasa syukur terdalam yang pernah kumiliki .
Tak sanggup aku membalas jasamu
Membayar jerih keringatmu
Mengganti tetes darah yag kau cucurkan
Namun,
Menjadi kebanggaanmu adalah tujuan akhir hidupku
Membuat namamu harum dengan segala yang aku punya
Dengan segala yang aku persembahkan, beralaskan dirimu
Ketika matamu tertutup
Aku tau maafmu slalu terbuka
Ketika jasadmu mati
Aku tahu cinta slalu hidup dalamku
Ketika kau tak lagi dapat kuraih
Aku tahu kau telah meraih-Nya
Tuhan,
Beliau yang kucintai setengah mati
Ibu dan Ayah .
Orangtua terhebat di seluruh dunia
Untuk kita yang punya orangtua terhebat di dunia :)
Diam tak dapat melakukan apa-apa.
Hening tak berkata apa-apa.
Mengingat beliau yang kucinta setengah mati
Pikiranku melayang, teringat pada memori-memori yang sangat kuat
Peristiwa beberapa tahun yang lalu
Disaat dia masih mampu merangkulku
Ketika aku mampu mengecup pipinya
Ucapannya menjadi nasihat
Rangkulannya menjadi obat
Senyumnya menjadi kebanggan
Nyanyiannya menjadi kekuatan
Tatapannya menjadi keyakinan
Doanya yang memberkatiku
Beliau, yang kucinta setengah mati
Amarahmu tak pernah sampai di tubuhku
Petuahmu slalu terngiang di telingaku
Biar orang berkata apa tentangku, aku tetap aku yang slalu kau bela
Slalu kau banggakan didepan orang
dengan segala kekuranganku dan dengan segala rasa syukurmu ,
dan aku mampu berkata pada dunia bahwa
kau,
adalah rasa syukur terdalam yang pernah kumiliki .
Tak sanggup aku membalas jasamu
Membayar jerih keringatmu
Mengganti tetes darah yag kau cucurkan
Namun,
Menjadi kebanggaanmu adalah tujuan akhir hidupku
Membuat namamu harum dengan segala yang aku punya
Dengan segala yang aku persembahkan, beralaskan dirimu
Ketika matamu tertutup
Aku tau maafmu slalu terbuka
Ketika jasadmu mati
Aku tahu cinta slalu hidup dalamku
Ketika kau tak lagi dapat kuraih
Aku tahu kau telah meraih-Nya
Tuhan,
Beliau yang kucintai setengah mati
Ibu dan Ayah .
Orangtua terhebat di seluruh dunia
Untuk kita yang punya orangtua terhebat di dunia :)
Minggu, 17 Januari 2010
**bintang**
Dulu, waktu gw masih berumur 5 atau 6 tahun, gw punya cita-cita atau bisa dibilang 'kepengenan' .
gw pengen banget jadi bintang film.!!
ya, bintang film.!!
sering gw berkaca depan cermin kamar mama dan mulai berakting layaknya bintang film era itu. :p
Sepertinya Tuhan gak meluluskan niat gw itu, sampai sekarang gw berumur 18 tahun gw malah menjadi mahasiswa ilmu komunikasi dan sepertinya jauh dari kemungkinan bisa menjadi bintang film. :(
Mimpi buat jadi bintang film perlahan redup.
Tapi baru gw sadari kalau Tuhan tetap menjadikan gw bintang .
Ya bintang kawan,
bintang yang lebih terang melebihi bintang film itu yang terang karena bergelimangan harta dan kepopuleran.
walau bukan menjadi bintang film seperti yang gw pengen dari kecil. tapi bintang ini lebih terang.
karena keturunan Abraham akan banyak seperti bintang di langit dan pasir di lautan.
dan gw dijadikan pribadi berkelas bintang terang di langit malam. bukan pasir di lautan (walau pasir lebih banyak).
gw IA siapin buat jadi terang saat gelap. dan gw mau terus dituntun buat makin terang.
gw tau gak dikit dari kita yang mau jadi bintang film terkenal .
Tapi, hey gw dan kalian. kita udah disiapin buat jadi Bintangnya ALLAH .
dan jadi terkenal, bersinar bukan cuma di bumi tapi pun di surga .
sama.sama siapin diri kita buat makin menjadi bintang
dijadikan pribadi berkelas bintang terang di langit malam. bukan pasir di lautan.**~
LoL :)
gw pengen banget jadi bintang film.!!
ya, bintang film.!!
sering gw berkaca depan cermin kamar mama dan mulai berakting layaknya bintang film era itu. :p
Sepertinya Tuhan gak meluluskan niat gw itu, sampai sekarang gw berumur 18 tahun gw malah menjadi mahasiswa ilmu komunikasi dan sepertinya jauh dari kemungkinan bisa menjadi bintang film. :(
Mimpi buat jadi bintang film perlahan redup.
Tapi baru gw sadari kalau Tuhan tetap menjadikan gw bintang .
Ya bintang kawan,
bintang yang lebih terang melebihi bintang film itu yang terang karena bergelimangan harta dan kepopuleran.
walau bukan menjadi bintang film seperti yang gw pengen dari kecil. tapi bintang ini lebih terang.
karena keturunan Abraham akan banyak seperti bintang di langit dan pasir di lautan.
dan gw dijadikan pribadi berkelas bintang terang di langit malam. bukan pasir di lautan (walau pasir lebih banyak).
gw IA siapin buat jadi terang saat gelap. dan gw mau terus dituntun buat makin terang.
gw tau gak dikit dari kita yang mau jadi bintang film terkenal .
Tapi, hey gw dan kalian. kita udah disiapin buat jadi Bintangnya ALLAH .
dan jadi terkenal, bersinar bukan cuma di bumi tapi pun di surga .
sama.sama siapin diri kita buat makin menjadi bintang
dijadikan pribadi berkelas bintang terang di langit malam. bukan pasir di lautan.**~
LoL :)
Sabtu, 16 Januari 2010
sabtu malam kali ini
dingin banget malem nii . ujan mulu dari tadi sore. dari pagi malah.
pagi.
bangun jam 8 dan siap.siap liat nilai pengantar ilmu politik yang kata Stella gw dapet D. Apa ? D? gw gak percaya. semester 1 adalah awal buat gw . masa harus diawali dengan sesuatu yang gak mengenakan (menurut gw).
usut puny usut. Pak Dosen lupa masukin nilai uts gw . dan setelah gw temui dosennya dengan membawa hasil uts. akhirnya nilai gw berganti menjadi A . cukup puas dengan 79,8. sama dengan 'pacar baru tercinta' Dewi.hahay :D .
kami sama.sama A. (lanjutkan kekompakan kita :p).
Itu baru 1 mata kuliah . gimana dengan 6 mata kuliah lainnya ?
we'll see :)
siang.
pecel . menu makan siang kali ini (kemaren juga.haha) abis gampang belinya di daerah kos gw yang rada ujung . mau cari makan harus jalan agak lelah kalo tanpa motor . dan pecel belakang kosan jadi menu andalan waktu laper tapi males jalan.haha
sore.
laper. keadaan yang sering banget gw alamin. (lo juga kan. ngaku.!!)
dengan keadaan sakit perut (penyakit bulanan wanita ) gw jalan ke depan gang buat sekedar beli sesuatu yang bisa gw kunyah dan itung.itung olahraga.
ketemu lah tukang gorengan yang beruntung . gw borong 3 tempe . 2 pisang dan 1 tahu .
gw kunyah setiba d kamar . suntuk sedikit hilang.hahay
petang.
mie ayam Bilal . seberang gang kosan jadi korban gw berikutnya .
jaga.jaga kalo nanti malem laper, karna motor dibawa kakak dan gw bakal sulit dapetin makanan (kecuali sate dan nasi goreng yang lewat jam 7-10 malem).
malem.
kenyang lahap mie ayam. cinta fitri mau gak mau gw tonton karna kk gw freak ama tu sinetron . gw memilih buat online :)
saat orang.orang pada hangout sama temen ato pacarnya . gw di kamar aja . aneh ? enggak buat gw . karna semua ada waktunya . males juga gw maen terus . abisin duit, mana dingin banget malem.malem belaknagan ini. hahay
nite
Gbu :)
pagi.
bangun jam 8 dan siap.siap liat nilai pengantar ilmu politik yang kata Stella gw dapet D. Apa ? D? gw gak percaya. semester 1 adalah awal buat gw . masa harus diawali dengan sesuatu yang gak mengenakan (menurut gw).
usut puny usut. Pak Dosen lupa masukin nilai uts gw . dan setelah gw temui dosennya dengan membawa hasil uts. akhirnya nilai gw berganti menjadi A . cukup puas dengan 79,8. sama dengan 'pacar baru tercinta' Dewi.hahay :D .
kami sama.sama A. (lanjutkan kekompakan kita :p).
Itu baru 1 mata kuliah . gimana dengan 6 mata kuliah lainnya ?
we'll see :)
siang.
pecel . menu makan siang kali ini (kemaren juga.haha) abis gampang belinya di daerah kos gw yang rada ujung . mau cari makan harus jalan agak lelah kalo tanpa motor . dan pecel belakang kosan jadi menu andalan waktu laper tapi males jalan.haha
sore.
laper. keadaan yang sering banget gw alamin. (lo juga kan. ngaku.!!)
dengan keadaan sakit perut (penyakit bulanan wanita ) gw jalan ke depan gang buat sekedar beli sesuatu yang bisa gw kunyah dan itung.itung olahraga.
ketemu lah tukang gorengan yang beruntung . gw borong 3 tempe . 2 pisang dan 1 tahu .
gw kunyah setiba d kamar . suntuk sedikit hilang.hahay
petang.
mie ayam Bilal . seberang gang kosan jadi korban gw berikutnya .
jaga.jaga kalo nanti malem laper, karna motor dibawa kakak dan gw bakal sulit dapetin makanan (kecuali sate dan nasi goreng yang lewat jam 7-10 malem).
malem.
kenyang lahap mie ayam. cinta fitri mau gak mau gw tonton karna kk gw freak ama tu sinetron . gw memilih buat online :)
saat orang.orang pada hangout sama temen ato pacarnya . gw di kamar aja . aneh ? enggak buat gw . karna semua ada waktunya . males juga gw maen terus . abisin duit, mana dingin banget malem.malem belaknagan ini. hahay
nite
Gbu :)
Jumat, 15 Januari 2010
menaruh kepercayaan :)

Aku punya cerita dulu saat aku masih duduk di bangku SMA . aku dan teman.temanku berencana pergi hangout seusai pulang sekolah . tapi salah satu teman baikku (sebut saja Bunga.haha) menolak untuk ikut dengan alasan harus segera tiba di rumah. Dalam perjalanan menuju salah satu tempat, aku melihat temanku Bunga 'yang menolak ikut' mengendarai motornya berlawanan arah dengan rumahnya. Disitu aku dan teman-teman yang lain langsung mengeluarkan pernyataan yang sama, bahwa “Bunga menghindar dari kami, berbohong pada kami, dan kami sangat kesal”. Keesokan harinya aku bertanya pada Bunga “Kamu gak langsung pulang kan kemaren, ko kamu gak mau jalan bareng kita sih? Aku liat kamu kemaren jalan beda arah sama arah rumahmu. Kenapa musti bohong?”. Dengan mulut menganga dan mata terbelalak, Bunga menjawab “Aku mau isi bensin dulu”. Dari contoh sederhana diatas kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa kepercayaan itu penting .! Karena ketidakpercayaan dapat menimbulkan prasangka-prasangka dibelakangnya. Mungkin Bunga sakit hati tidak dipercayai oleh sahabat-sahabatnya, tapi dia memaafkan. ....Cobalah menaruh kepercayaan pada dia, dan izinkan dia untuk tidak memberi penjelasan atas keraguan anda.... Mari kita sama-sama belajar untuk lebih siap kecewa dengan kepercayaan yang telah kita taruh, daripada untuk berprasangka buruk, karena itu bukan hanya merugikan orang lain, tapi diri kita juga. Dan juga teruslah menjaga kepercayaan orang tanpa harus ia memintanya lebih dulu. :)
jadi mahasiswa ??
sekarang aku udah berganti status . mahasiswa. itu statusku sekarang . pertama mendengar, bemacam rasa berkecamuk . "bangga (karna gga semua orang bisa masuk negri dngan gmpang :D), bersyukur (karna gak semua orang bisa kuliah), takut(perkuliahan beda sama SMA.!!) tertantang (karna mulai hidup n'kost). dan beragam pertanyaan bergulat . "Gimana nanti sistem blajarnya? Gimana nanti IPK'nya? Gimana nanti n'kostnya? Gimana....Gimana... dan masih banyak gimana.....
hari demi hari, minggu, demi minggu, bulan demi bulan, aku merasa belum bisa beradaptasi dengan baik . mungkin butuh waktu yang lebih lama lagi . Sistem perkuliahan, pergaulan, pelayanan, organisasi, hidup n'kost . itu yang masi aku pelajari .
aku bakal terus belajar. biar layak disebu sebagai mahasiswa :)
hari demi hari, minggu, demi minggu, bulan demi bulan, aku merasa belum bisa beradaptasi dengan baik . mungkin butuh waktu yang lebih lama lagi . Sistem perkuliahan, pergaulan, pelayanan, organisasi, hidup n'kost . itu yang masi aku pelajari .
aku bakal terus belajar. biar layak disebu sebagai mahasiswa :)
Langganan:
Postingan (Atom)