
Aku punya cerita dulu saat aku masih duduk di bangku SMA . aku dan teman.temanku berencana pergi hangout seusai pulang sekolah . tapi salah satu teman baikku (sebut saja Bunga.haha) menolak untuk ikut dengan alasan harus segera tiba di rumah. Dalam perjalanan menuju salah satu tempat, aku melihat temanku Bunga 'yang menolak ikut' mengendarai motornya berlawanan arah dengan rumahnya. Disitu aku dan teman-teman yang lain langsung mengeluarkan pernyataan yang sama, bahwa “Bunga menghindar dari kami, berbohong pada kami, dan kami sangat kesal”. Keesokan harinya aku bertanya pada Bunga “Kamu gak langsung pulang kan kemaren, ko kamu gak mau jalan bareng kita sih? Aku liat kamu kemaren jalan beda arah sama arah rumahmu. Kenapa musti bohong?”. Dengan mulut menganga dan mata terbelalak, Bunga menjawab “Aku mau isi bensin dulu”. Dari contoh sederhana diatas kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa kepercayaan itu penting .! Karena ketidakpercayaan dapat menimbulkan prasangka-prasangka dibelakangnya. Mungkin Bunga sakit hati tidak dipercayai oleh sahabat-sahabatnya, tapi dia memaafkan. ....Cobalah menaruh kepercayaan pada dia, dan izinkan dia untuk tidak memberi penjelasan atas keraguan anda.... Mari kita sama-sama belajar untuk lebih siap kecewa dengan kepercayaan yang telah kita taruh, daripada untuk berprasangka buruk, karena itu bukan hanya merugikan orang lain, tapi diri kita juga. Dan juga teruslah menjaga kepercayaan orang tanpa harus ia memintanya lebih dulu. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar