Tiba-tiba aku terpaku .
Diam tak dapat melakukan apa-apa.
Hening tak berkata apa-apa.
Mengingat beliau yang kucinta setengah mati
Pikiranku melayang, teringat pada memori-memori yang sangat kuat
Peristiwa beberapa tahun yang lalu
Disaat dia masih mampu merangkulku
Ketika aku mampu mengecup pipinya
Ucapannya menjadi nasihat
Rangkulannya menjadi obat
Senyumnya menjadi kebanggan
Nyanyiannya menjadi kekuatan
Tatapannya menjadi keyakinan
Doanya yang memberkatiku
Beliau, yang kucinta setengah mati
Amarahmu tak pernah sampai di tubuhku
Petuahmu slalu terngiang di telingaku
Biar orang berkata apa tentangku, aku tetap aku yang slalu kau bela
Slalu kau banggakan didepan orang
dengan segala kekuranganku dan dengan segala rasa syukurmu ,
dan aku mampu berkata pada dunia bahwa
kau,
adalah rasa syukur terdalam yang pernah kumiliki .
Tak sanggup aku membalas jasamu
Membayar jerih keringatmu
Mengganti tetes darah yag kau cucurkan
Namun,
Menjadi kebanggaanmu adalah tujuan akhir hidupku
Membuat namamu harum dengan segala yang aku punya
Dengan segala yang aku persembahkan, beralaskan dirimu
Ketika matamu tertutup
Aku tau maafmu slalu terbuka
Ketika jasadmu mati
Aku tahu cinta slalu hidup dalamku
Ketika kau tak lagi dapat kuraih
Aku tahu kau telah meraih-Nya
Tuhan,
Beliau yang kucintai setengah mati
Ibu dan Ayah .
Orangtua terhebat di seluruh dunia
Untuk kita yang punya orangtua terhebat di dunia :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar